26 Juli 2014
Pukul 19.30 waktu Makkah Al-Mukarramah
Malam 29 Ramadhan 1435
Allahumma Shayyiban Naafi’an
Sekitar pukul 18.30 menjelang berbuka puasa, Makkah hujan...
masya Allah ..
Aku sedang tilawah Al-Qur’an dikamar hotel, sedang asyik
membaca tiba-tiba terdengar suara gluduk, suara yang tidak biasa didengar
dikota ini. Awalnya tidak percaya dengan yang apa yang kudengar tapi ternyata
semakin sering dan semakin besar suaranya. Ku lihat TV yang ada dikamar
tiba-tiba mati #jreenngg..
Ada apa ini... huwaahh
Tidak berapa lama TV itu nyala kembali. Alhamdulillah ucapku.
Stasiun TV yang menyiarkan suasana Masjidil Haram bernama Al-Qur’anul
Kariim. Ku lihat Makkah Hujan..
Masya Allah
Orang-orang di Masjidil Haram menengadahkan tangannya keatas,
memohon, merayu, berdoa kepada Allah. Khusyuk.. Haru..
Hujan tidak menyurutkan orang-orang untuk thawaf, tidak
menyurutkan jamaah untuk mendirikan shalat maghrib berjamaah didepan ka’bah
atau dilantai tiga Masjidil Haram yang tidak ada atap nya. Masya Allah..
Makkah Hujan..
Pemandangan yang pertama kali kulihat selama aku berada di
Saudi sejak 16 Juli lalu
Allahumma Shayyiban Naafi’an
Makkah, 28 Ramadhan 1435 H
Dainur Pribadi Carnadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar