Rabu, 30 Juli 2014
Pukul 07.22 waktu Makkah Al-Mukarramah
Hari ini aku dan rombongan umrah akan kembali ke tanah air
Indonesia, meninggalkan tanah haram Makkah. Meninggalkan sejuta perasaan yang
membekas dihati dan jiwa.
Pukul 10 nanti dijadwalkan keberangkatan kami dari hotel Mira
Ajyad, letak nya tidak jauh dari Masjidil Haram. Sebelum meninggalkan tanah
haram disunahkan untuk melaksanakan tawaf wada (tawaf perpisahana). Entah akan
menjadi pandangan terakhir melihat ka’bah atau akan bertemu kembali, semoga
bukan yang terakhir...
Setelah rombongan umrah melakukan tawaf wada dan packing
barang-barang bawaan, pakaian ataupun oleh-oleh untuk sanak saudara di
Indonesia, kami berjalan keluar hotel menuju bis. Langkah kaki ku bergetar seperti
tidak ingin meninggalkan kota ini. Aaahh tapi mau tidak mau – suka tidak suka aku
harus meninggalkan kota ini, karena passport ku hanya untuk ibadah umrah saja.
Bis ‘Rowahil’ nama bis yang akan mengantarkan kami menuju King
Abdul ‘Aziz International Airport di Jeddah, kira-kira perjalanan dari Makkah
ke Jeddah memakan waktu 1 jam perjalanan. Sebelum ke bandara, rombongan diajak ke Masjid
‘Terapung’ (orang Indonesia menyebutnya) padahal nama masjid itu bernama Masjid
Al-Rahmah yang letaknya berada ditepi Laut Merah.
Sesampainya di King Abdul ‘Aziz International Airport kami
menggunakan pesawat Garuda Airlines untuk terbang menuju Indonesia, perjalanan
selama kurang lebih 9 jam menuju Soekarno Hatta International Airport.
Ya Allah
jangan ini yang terakhir...
Jangan ini
yang terakhir..
Undang aku
kembali ya Allah
Ke dua
tanah haram ini
Makkah Al-Mukarramah
dan Madinah Al-Munawwarah
Terimalah
Rahmatilah
Ridhoilah
amal ibadah kami selama bulan ramadhan ini ya Allah, selama di haramain ;’)
Semoga menjadi
Umrah Maqbul, aamiin
Makkah,
1435 H/2014 M
Dainur
Pribadi Carnadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar