Senin, 14 Mei 2012

Resume Buku Fiqih Da'wah


Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa ‘Ala Aalihi wa Ashhabihi wa Man waalah, wa ba’d

Bulan ini Alhamdulillaah mendapatkan kesempatan untuk kembali membuat resume buku, dan kali ini yang akan diresume adalah buku “Fiqih Da’wah, Maudhu’at fi ad-Da’wa al-Harakah” yang ditulis oleh Ustadz Sayyid Quthb.

Pada buku Fikih Dakwah ini akan kita dapati beberapa point-point penting yaitu, pertama Alquraan Sebagai Pedoman Dakwah, kedua Ibadah, ketiga Perang Uhud, keempat Doktrin Pergerakan dalam Sejarah Manusia, kelima Bentuk Konsep Gerakan Islam Langkah-langkahnya dan Tingkatannya, keenam Puncak Gerakan, ketujuh Batas Hubungan Terakhir Antara Masyarakat Islam dan Ahli Kitab, kedelapan Bekal Perjalanan.

Insyaa Allah disini yang akan diresume atau mungkin lebih tepatnya merangkum :D buku Fikih Da’wah pada bagian pertama dan kedua.

1. Alquraan Sebagai Pedoman Dakwah

Alquraan merupakan sebuah kitab dakwah. Yang memiliki ruh pembangkit. Yang berfungsi sebagai penguat. Yang menjadi tempat berpijak. Yang berperan sebagai penjaga, penerang dan penjelas. Yang merupakan suatu undang-undang dan konsep-konsep global. Dan merupakan tempat kembali satu-satunya bagi para penyeru dakwah dalam mengambil rujukan dalam melakukan kegiatan dakwah, dan dalam menyusun suatu konsep gerakan dakwah selanjutnya.

Alquraan memiliki potensi yang dinamis sebagaimana alam semesta ini. Alam merupakan kitab Allah yang dapat dilihat, sedangkan Alquraan merupakan kitab Allah yang dapat dibaca. Keduanya merupakan satu kesaksian dan bukti atas dzat Pencipta, sebagaimana keduanya merupakan wujud kreasi (ciptaan) di alam ini dengan segala rahasianya, yang senantiasa bergerak dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan apa yang telah ditentukan oleh Allah.

Dan Alquraan tetap berbicara pada keaslian dan hakikatnya, tidak pernah mengalami perubahan dan pergantian didalamnya. Karena itu Alquraan memiliki potensi besar dalam menghadapi kenyataan kehidupan sekarang dan masa akan datang.   

            Alquraan Sebagai Petunjuk. Sesungguhnya Alquraan ini merupakan pandangan yang dapat memberikan petunjuk dan merupakan rahmat yang melimpah ruah buat orang-orang yang mempercayainya. Dan kebaikan yang ditimbulkan oleh Alquraan secara menyeluruh akan tetap terjaga.

“Alquraan ini adalah merupakan bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, (Juga sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
(QS. Al-A’raf, 7:203)

Alquraan akan tetap menjadi naungan bagi segala usaha yang dilakukan oleh kaum Muslimin. Ini adalah berkat kebenaran kitab suci itu sendiri. Alquraan adalah satu-satunya sumber bimbingan dan penyuluhan melalui Alquraan itulah yang dapat menanti janji Allah untuk mewujudkan satu kemenangan dan sanggup mengatasi segala kemungkinan tipu daya yang memojokkan, baik berupa pembunuhan, peperangan ataupun kerusakan lainnya. Dan sekali Alquraan ini ada, selamanya akan tetap ada.

Kebenaran Alquraan dan Pandangan Ilmu Pengetahuan. Kebenaran Alquraan adalah kebenaran terakhir yang qath’i (pasti) dan mutlak. Sedangkan apa yang dicapai manusia dalam pembahasannya semata-mata hanyalah sebagai sarana baginya yang pada hakikatnya bukanlah merupakan “kebenaran akhir” dan bukan “kebenaran qath’i”.

Kasih Sayang Se-Akidah. Sesungguhnya akidah merupakan satu kesatuan dari ketentuan-ketentuan manusia yang prinsip yang dapat membedakannya dari alam binatang.


2. IBADAH

Ibadah Hanya Kepada Allah. Sesungguhnya tauhid uluhiyah (ketuhanan), tauhid Rububiyah (ketuhanan), tauhid qawamah (keteguhan, kekokohan), tauhid mashdar syari’ah (mentauhidkan sumber hukum) dan mentauhidkan arah yang mengharuskan manusia beragama dengan agama yang sempurna (Islam). Adalah menyebabkan para Rasul berhak diutus untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dan dakwah demi untuk mewujudkan ketauhidan tersebut.

Bahwa katauhidan beribadah dan beragama kepada Allah semata, itu berarti menolak beribadah kepada selain Allah, yang memiliki konsekuensi besar agar ia melakukan usaha untuk memelihara manusia dari melakukan pengorbanan terhadap tuhan-tuhan paslu itu, dan agar ia dapat melakukan konsentrasi penuh untuk membangun bumi ini, juga memperbaiki dan meningkatkan taraf kehidupannya penghuni bumi ini.

Sebenarnya telah jelas ketentuan-ketentuan yang ditujukan oleh Alquraan secara global, bahwa permasalahan-permasalahan beragama dan mengikuti pencipta hukum yang menjelaskan mengenai ibadah adalah permasalahan Akidah, Iman dan Islam. Bukan permasalahan paham atau politik atau undang-undang.


Fikih Harakah dan Fikih Auraq (Fikih Pergerakan dan Fikih Stereotype). Dewasa ini orang-orang mengambil nash-nash dan hukum-hukum yang telah dibukukan, tanpa mengetahui kedua hakikat tersebut dan tanpa melihat situasi dan kondisi yang menyebabkan nash-nash itu diturunkan serta perkembangan hukum-hukumnya. Sedang hukum-hukum itu sendiri dihidupkan dan dipakai oleh orang-orang dalam pelaksanaannya.

Fikih Harakah (Fikih Pergerakan) secara mendasar berbeda sekali dengan Fikih Auraq (“Fikih Stereotype”, “Fikih Kerobot”), yang asal pengambilan dan tempat pijaknya secara bersama-sama adalah nash-nash, sedang fikih auraq hanya mengambil dari nash-nash yang ada.

Inilah satu-satunya jalan; tidak ada disana jalan lain, juga tidak ada disana jalan yang lebih mudah untuk melakukan perubahan/perombakan terhadap rakyat secara menyeluruh dengan Islam, sejak awal kemunculan dakwah dengan lisan dan dengan penjelasan hukum-hukum islam. Namun, ini hanyalah sebagai “cita-cita” belaka! Sebab, rakyat masih tetap tidak mau dirubah/dipindah/dibawa dari kejahiliyahan dan menyembah ssetan-setan, kepada Islam yang hanya menyembah Allah Yang Maha Esa, kecuali harus melalui jalan panjang yang didalamnya dakwah Islam tetap berjalan dan diserukan dalam setiap kesempatan.


“Yaitu, dimulai dari individu, lalu diikuti oleh generasi perintis/penerus. Generasi perintis/penerus ini kemudian bergerak menghadapi kejahiliyahan untuk membantu apa yang perlu dibantu, sehingga Allah menghukumi diantara mereka dan kaumnya dengan kebenaran, dan memberikan kemungkinan-kemungkinan kepada generasi perintis/penerus diatas bumi, dan kemudian

“Manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong.”
(QS. An-Nashr, 100:2)

Dan agama Allah itu merupakan konsep Syariat dan undang-undang yang tidak merelakan manusia beragama dengan selainnya:

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka ia tidak akan diterima (agama itu) daripadanya”
(QS. Ali Imran,3:85)
 _______________________________________________________

Alquraan dan Ash Sunnah merupakan pedoman kita dalam berdakwah. Alquraan sebagai petunjuk yang merupakan sumber ilmu pengetahuan, pendidkan dan pengarahan. Sehingga menjadi tempat kembali bagi penyeru dakwah dalam mengambil rujukan untuk melakukan kerja-kerja besar dakwahnya. Yang senantiasa dekat dengan Alquraan  membacanya, menekuninya, mentadaburinya dan mengamalkannya, sehingga lahirlah pribadi-pribadi tangguh yang Qurani. Dakwah kita menyeru manusia kepada tauhid, bahwa inti dari ajaran islam adalah mentauhidkan Allah, yaitu meng-ESA-kan Allah, beribadah hanya kepada Allah Ta’ala.

Allahu ghoyatuna
ArRasul qudwatuna
Alquraan dusturuna
Al jihadu sabiluna
Al mautu fisabilillaah

Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi setruman untuk kita senantiasa belajar dan haus akan ilmu pengetahuan, berharap pembaca dapat membaca utuh buku yang dapat menginspirasi dan menggerakkan ini, baik dengan membelinya, meminjamnya maupun mencari E-booknya.
Wallaahu a’lam

Senin, 07 Mei 2012

ST12

LDK UNJ present.....

Berikut Rangkaian Kegiatan Syahrut Tarbiyah 2012 (ST12)


>>Lomba cerdas cermat<<
...
Hari/Tanggal : Kamis / 10 Mei 2012
Waktu : Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat : RSG FIS Universitas Negeri Jakarta Kampus A, Rawamangun

Content :
1. Mengundang seluruh lembaga mahasiswa gd. G dan LDF
2. Setiap lembaga mengirimkan 1 tim (terdiri dari 3 orang)
3. Mengisi formulir yang telah dibagikan atau via online di https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dFI3V0tPQXhjLW5sT1FZVFNHWVhQb2c6MQ

Registrasi: Rp 10.000 + KTM
Hadiah Uang tunai + sertifikat untuk juara 1 dan 2.
Pendaftaran terakhir tgl 2 mei dan briefing 4 mei.

--->>> Technical Meeting: Senin, 7 Mei 2012 pkl.14.00 @MNI


>>Lomba Essay<<

Tema :
“Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam"

Ketentuan lomba:

A. Peserta
1. Mahasiswa
2. Peserta bersifat perseorangan
3. Tiap peserta hanya boleh mengirim satu karya
4. Mengisi formulir yang telah diberikan atau bisa via online di https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dHR3T0N0eEpOQktuLTg4cURtVHJ6cFE6MQ
5. Registrasi : Rp 5.000+ KTM (selama rangkaian kegiatan ST12)

B Essay
1. Karya orisinil, bukan pula terjemahan atau saduran
2. Belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis, dipublikasikan, dan dipresentasikan di manapun
3. Sesuai dengan tema
4. Mengikuti ketenruan penulisan

C. Ketentuan Penulisan
1. Judul diketik TNR 12, Tebal dan KAPITAL
2. Nama penulis disertakan di bawah judul
3. Maksimal 5 halaman: TNR 12, spasi 1,5, marginkiri 4 cm, kanan atas dan bawah 3 cm

D. Pengiriman
1. Dikirim ke email ldk_unj@ymail.com
2. Paling lambat tanggal 18 Mei 2012, pukul 23.59 WIB

Presentasi Essay tanggal 22 Mei 2012
Tempat: Universitas Negeri Jakarta

Juri:
1. Inggar Saputra (Penulis)
2. ita Sriwahyuni (Dewan penasihat LSO PDK Nuraniku UNJ)

Hadiah :
Juara 1: Rp 250.000 + sertifikat
Juara 2: Rp 150.000 + sertifikat



>>Lomba MTQ dan Marawis<<


Ketentuan lomba :
1. Sasaran Pelajar SMA se- DKI Jakarta
2. Registrasi :
MTQ : Rp5.000 + kartu pelajar
Marawis: Rp50.000 + kartu pelajar
3. Pendaftaran paling lambat tgl 14 Mei 2012
4. Untuk marawis max. 15 orang
5. Mengisi formulir pendaftaran yang telah diberikan atau via on line di:
MTQ : https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dFBqNC1RYUl5SWszWmI4TWRERHA3WVE6MQ
Marawis : https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dFFQWWJSSVFoQ1hKZ2lXaVdsNE81RXc6MQ

Hadiah:
MTQ :
Rp250.000 + sertifikat (juara 1)
Rp150.000 + sertifikat (juara 2)
Marawis :
Rp700.000 + sertifikat (juara 1)
Rp500.000 + sertifikat (juara 2)


>>Kajian Keputrian Akbar<<

Jum'at, 11 Mei 2012
Pkl. 11.00
Tempat: UNJ Kampus A

Tema " Ummu Madrasah" (PEREMPUAN PENDIDIK PERTAMA DAN UTAMA) oleh Ibu Nursanita Nasution (Anggota DPR). Ada Ice cream Party juga


>>Kajian Umum<<
"Story of a Succesfull Tarbiyah"
Senin,14 Mei 2012
Pkl. 16.00-17.30
Tempat: MNI UNJ


>>Talkshow<<
Selasa,15 Mei 2012
pkl.09.00-16.00
Tempat: Aula Perpustakaan

"Sukses kuliah dan beasiswa keluar negeri menuju muslim yang dan profesional bersama Prof.Suryono (Belanda) dan Agung Supodo (Amerika)



>>Aksi Sejuta Mawar<<

Hari/Tanggal : Jum'at / 25 Mei 2012

Rangkaian acara :
Pagi : Senam, bersih-bersih kampus.
Siang : aksi sejuta mawar (one lecturer one rose) bersama LDF



>>Bedah Buku<<

Hari/Tanggal : Selasa / 22 Mei 2012
Tempat: Kampus A UNJ
Pkl. 13.00

Rangkaian acara :
"Pendidikan Islam: Membentuk manusia berkarakter dan beradab" oleh: Penulis (DR.Adian Husaini)


>>Bedah Film<<

"Negeri 5 Menara"

Hari/Tanggal : Rabu / 23 Mei 2012
Tempat: Aula Prestasi FIS UNJ kampus A
Pkl. 13.00


>>Peak Moment Syahrut Tarbiyah “Tabligh Akbar”<<

Hari/Tanggal : Kamis / 24 Mei 2012
Pkl.13.00-16.00
Tempat: Taman FBS UNJ Kampus A

Rangkaian acara :
1. Menghadirkan Ustd. Syahrul Syah (Juri PILDACIL)
2. Art performance dari pemenang lomba marawis dan MTQ dan pengumuman lomba yang lain.


CP : 0856 9779 3167

So, ramaikan yo.. :)

Minggu, 06 Mei 2012

SEDAP

Sedaap. . .


Karena dakwah ga pernah bohong..! ! !

Itulah jargon dari acara SEDAP (Sekolah Dakwah Profesional) gawe-annya LDK UNJ 2012 yang sebentar lagi akan bermetamorfosis menjadi Salim UNJ (Sahabat Muslim UNJ).

Sekolah Dakwah Profesional adalah sebuah pelatihan yang dibuat untuk melatih dan mencetak kader-kader dakwah yang dapat bekerja secara PROFESIONAL. Ditujukan kepada mereka-mereka yang bekerja di lembaga dakwah baik itu tingkat jurusan, fakultas maupun universitas.

Tema Sedap bulan April kemarin adalah Penulisan dan Jurnalistik, by the way jargon dari pelatihan jurnalistiknya sama dengan jargon MCNR tahun 2011 Glory Through Islamedia, wow ternyata jadi inspirasi juga buat yang lain, Glory Through Islamedia disingkat menjadi Go Media. Harapan kami sebagai pelaku media dakwah dan para jurnalis jurnalis islam, agar Media Islam dapat berjaya demi tegaknya kalimat ALLOH dimuka bumi.

Pelatihan penulisan dimulai dari pukul 09.00 sampai 11.30, materi teknik penulisan disampaikan oleh Akmal Sjafril, seorang penulis buku. Menurut beliau kuncinya adalah JAM TERBANG MENULIS, semakin sering seseorang menulis semakin baik tulisannya. Beliau pun memotivasi kepada seluruh peserta Sedap untuk membiasakan menulis MINIMAL 1 minggu satu tulisan. Untuk pemula seperti saya kita harus sering menulis, menulis apa saja, bisa artikel, jurnal, cerpen atau buat status dan catatan di facebook dll, yang kemudian di publikasikan di FB, Blog atau Multiply atau Wordpress yang kita miliki, dibaca atau tidak nya oleh orang lain itu masalah belakangan yang penting kita menulis, walaupun memang kita harus mengazzamkan diri agar tulisan kita dapat dinikmati oleh orang lain. Ketika kita menulis maka kita harus sering membaca dan mendengar karena itulah modal kita dalam menulis.

Setelah acara pelatihan penulisan berakhir, acara Sedap dimulai kembali pada pukul 13.00 setelah sebelumnya ISHOMA (Istirahat, Sholat dan Makan siang). Memasuki pelatihan yang kedua yaitu pelatihan Jurnalistik, tema yang diangkat adalah Desain Grafis. Materi Desain ini disampaikan oleh Syofian Tembi Firdaus. Beliau menyampikan materi mulai dari konsep desain sampai akhirnya masuk ke percetakan. Dalam membuat sebuah desain maka langkah pertama kita harus membuat konsep yang jelas seperti tujuan dari desain itu, target audience-nya, pesan yang ingin kita sampaikan kemudian bagaimana cara menyampaikan pesan tersebut sampai akhirnya dimana, di media apa dan kapan desain itu akan dilihat oleh target audience. langkah yang kedua yaitu Get Inspiration, yup mencari inspirasi dan langkah yang ketiga adalah Media dan spesifikasinya, langkah selanjutnya Thumbnails and Dummy (Coret-coret) jadi desain itu kita buat dahulu di alat sederhana yaitu kertas dan pensil baru kemudian kita buat di lembar kerja, langkah berikutnya Desktop Publishing sampai akhirnya masuk kepercetakan. Ssstt ternyata desain grafis punya prinsip juga loh, prinsipnya yaitu urutan, penekanan (emphasis), keseimbangan (balance) pada layout-nya dan kesatuan (unity).

Pelatihan yang menyenangkan, pelatihan sebuah proses pembelajaran, beginilah seharusnya dakwah iman, ilmu dan amal. Bekerja yang disertai dengan ilmu, Bekerja Ikhlas dan Profesional, karena ALLOH melihat kerja-kerja besar kita. . .
Semoga kita dapat tanggung jawab dalam mengemban amanah-amanah dakwah ini, dapat bekerja dengan Ihsan sehingga Syiar Islam dapat membumi, SYIAR makin SEGAR
Beginilah Dakwah Islam Mengajarkan kita. . .

Thaharah

RESUME 




Fiqih Wanita 


Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah 




BAB THAHARAH 
A. Wudhu 


 BAB THAHARAH 

  • Definisi Thaharah 

          Menurut bahasa, thaharah berarti bersuci 

  • Hukum Thaharah: Bersih dan sucinya wanita muslimah secara lahir (suci dari segala macam kotoran atau suci dari    hadats) maupun batin (membersihkan jiwa dari dosa & semua perbuatan maksiat). 



 (لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طَهُوْرٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُوْلٍ (رواه مسلم 
“Tidak akan dierima suatu shalat tanpa bersuci dan tidak juga sedekah dari harta rampasan yang belum dibagi.” (HR. Muslim) 

       Hadits tersebut merupakan nash diwajibkannya thaharah untuk mengerjakan shalat. Para ulama telah bersepakat bahwa thaharah merupakan syarat sahnya shalat. Sedangkan wudhu pada setiap hendak melaksanakan shalat merupakan hal yang wajib. Hal ini didasarkan pada firman Allah Azza wa Jalla berikut ini: 
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah muka dan tangan kalian sampai ke siku. Kemudian sapulah kepala dan basuh kaki kalian sampai kedua mata kaki...” (Al-Maidah: 6) 

       Memperbarui wudhu pada setiap hendak menunaikan shalat merupakan hal yang disunatkan. Para ulama telah bersepakat mengharamkan shalat tanpa bersuci terlebih dahulu, baik dengan air maupun debu. Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara shalat fardhu, shalat sunnah, sujud tilawah, sujud syukur, maupun shalat jenazah. 


A. AIR 

Bersuci dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan air mutlak dan tanah yang suci.

1. Air Mutlak ( a. Air Laut, b. Air Hujan salju dan embun, c. Air Zamzam, d. Air yang berubah karena lama tidak mengalir)
2. Debu yang suci
3. Air yang tercampur oleh sesuatu yang suci
4. Air dalam jumlah yang banyak apabila berubah warnanya karena tidak mengalir
5. Air Musta’mal
6. Air yangv terkena najis
7. Air yang jumlahnya mencapai dua kullah
8. Air yang tidak diketahui kedudukannya


1. AIR MUTLAK 
    Air suci dan mensucikan. Air yang masih murni & belum atau tidak tercampuri oleh sesuatu (najis)
       A. Air Laut
       B. Air Hujan, salju dan embun (Al-Anfal:11 & Al-Furqan: 48)
       C. Air Zamzam
       D. Air yang berubah karena lama tidak mengalir


2. DEBU YANG SUCI 
    Debu suci yang berada di permukaan tanah, pasir, dinding atau batu.

“Kemudian kalian tidak menemukan air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci).” 
(An-Nisa: 43) 

“ Sesungguhnya tanah itu dapat mensucikan bagi orang islam, meskipun dia tidak menemukan selama 10 tahun. Akan tetapi setelah dia menemukan air, maka hendaklah dia mengusapkan air tersebut ke kulitnya (bersuci dengannya).” (HR. At-Tirmidzi) 


3. Air yang Tercampur oleh Sesuatu yang Suci 
        Sesuatu yang suci misalnya sabun, minyak za’faran, tepung dll yang secara dzat ia terpisah dari air, maka hukum air ini adalah suci selama masih terjamin kemutlakannya. Jika telah keluar dari kemutlakannya, dimana tidak dapat lagi disebut sebagai air mutlak, maka air tersebut tetap suci akan tetapi tidak dapat mensucikan.


4. Air Dalam Jumlah yang Banyak Apabila Berubah Warnanya Karena Tidak Mengalir 
  • Menurut kesepakatan para ulama, jika air berubah karena tersimpan dan terdiam di suatu tempat (yang tertutup), maka ia tetap suci adanya.
  • Adapun air pada sungai yang mengalir, jika diketahui bahwa airnya berubah karena tercampur oleh benda najis, maka air sungai itu menjadi najis. 



5. AIR MUSTA’MAL 

 — Air yang sudah terpakai atau terjatuh dari anggota badan orang yang berwudhu. 

 “Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membasuh kepala dengan sisa air yang terdapat pada tangannya.” (HR. Abu Dawud) 


6. Air yang Terkena Najis 
    Mengenai air yang terkena najis ini ada dua macam keadaan: 
  • Pertama: jika najis yang mengenai air itu merubah rasa, warna atau baunya. Menurut kesepakatan para ulama, air yang berada dalam kondisi seperti itu tidak boleh dipergunakan untuk bersuci. 
  • Kedua: jika air masih dalam keadaan suci dan mensucikan, dimana salah satu dari ketiga sifatnya (rasa, warna dan bau) itu tidak ada yang berubah. Pada keadaan ini air tetap suci dan mensucikan. 



 7. Air yang Jumlahnya Mencapai Dua Kullah 

 “Apabila jumlah air itu mencapai jumlah dua kullah, maka air itu tidak mengandung kotoran (tidak najis).” (HR. Khamsah) 

Sanad dan matan hadits ini berstatus mudhtharib (kontradiksi, diragukan).
Didalam muqaddimah kitabnya, Ibnu Abdil Barri mengatakan: Yang menjadi landasan dari pendapat Imam Asy-Syafi’i mengenai hadits dua killah ini merupakan pendapat yang lemah dari sisi teori dan tidak permanen dari sisi atsar. Kemudian imam Asy-Syafi’i Rahimahullah telah menetapkan air yang tidak menjadi najis karena terkena atau bercampur benda najis, yaitu selama tidak berubah sifatnya sebanyak dua kullah atau lima geribah.” 
Satu kullah= 160,5 liter 


 8. Air yang tidak diketahui kedudukannya 

Rasulullah pernah melakukan suatu perjalanan pada malam hari, dimana beliau dan para sahabat melewati seseorang yang tengah duduk di pinggir kolam yang berisi air. Kemudian Umar Radhiyallahu ‘Anhu bertanya: “ Apakah ada binatang buas yang minum dikolammu ini pada malam hari?” maka Rasulullah berkata: “Wahai pemilik kolam, jangan engkau beritahukan kepadanya (Umar), karena hal itu suatu hal yang keterlaluan (mempersulit diri sendiri).” (HR. Ahmad dan Baihaqi)

kembali euy

Bismillaah setelah sekian lama meninggalkan blogger lantaran g bisa diotak atik, akhirnya Dai bisa kembali lagi disini tapi gimana y cara ngerubah tampilannya? please kasih tau dong :'(